Tikam 2 Polisi di Yerusalem, Seorang Remaja Ditembak Mati

G.M
Kamis, 18 November 2021, 10:46 WIB Last Updated 2021-11-18T03:46:02Z

Ilustrasi

KABARCENTER.com

Jakarta - Pasukan keamanan Israel menembak mati seorang remaja yang menikam dan melukai dua petugas polisi di Kota Tua, Yerusalem pada hari Rabu (17/11) waktu setempat.

Melansir berita AFP, Kamis (18/11/2021), kepolisian Israel menyebut kedua petugas polisi tersebut menderita luka ringan akibat serangan oleh seorang warga Yerusalem timur berusia 16 tahun di dekat sebuah sekolah agama Yahudi.

Para petugas tanggap darurat mengatakan serangan itu terjadi di kawasan Muslim dan yang terluka adalah seorang pria dan wanita, yang dibawa ke rumah sakit.

Sementara pernyataan polisi mengatakan bahwa penyerang itu "dilumpuhkan", dan seorang juru bicara polisi mengkonfirmasi kepada AFP bahwa penyerang telah tewas.

Menurut fotografer AFP, akibat kejadian itu, bentrokan pecah pada malam hari antara warga Palestina dan polisi Israel di kawasan Issawiya, di mana penyerang muda itu berasal.

Kepolisian Israel menyatakan dalam pernyataannya, beberapa orang ditangkap dan diinterogasi karena dicurigai terkait dengan penyerang.

Kota Tua berada di bagian timur Yerusalem yang dicaplok Israel, yang diklaim Palestina sebagai ibu kota negara masa depan mereka.

Serangan itu terjadi di dekat yeshiva, atau sekolah agama Yahudi, yang terkait dengan organisasi Ateret Cohanim, organisasi permukiman yang menyatakan misinya adalah membuat "kehidupan Yahudi berkembang di Yerusalem."

Serangan tunggal yang menargetkan pasukan keamanan Israel biasa terjadi di Kota Tua.

Yang terbaru terjadi pada akhir September lalu, ketika seorang wanita mencoba menikam petugas di jalan yang mengarah ke Masjid Al-Aqsa, sebelum dia ditembak mati.

Israel merebut Yerusalem timur dalam Perang Enam Hari 1967 dan kemudian mencaploknya, dalam sebuah langkah yang tidak diakui oleh sebagian besar masyarakat internasional. (dtc/kc3)

Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA

SOSIAL

+