Pelecehan Mahasiswi di Unri, BEM Fisip: Sering Terjadi

G.M
Jumat, 05 November 2021, 16:00 WIB Last Updated 2021-11-09T02:31:52Z

Ilustrasi

KABARCENTER.com

PEKANBARU - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (Fisip) Universitas Riau (Unri) menanggapi dugaan pelecehan seksual salah satu mahasiswi oleh dekan sekaligus dosen pembimbing skripsi. 

Dugaan pelecehan tersebut ternyata bukan yang pertama terjadi.

"Kejadian ini bukan sekali dua kali ini saja. Namun sudah sering terjadi. Baru kali ini ada korban yang berani speak up dengan menyampaikan ke publik," kata Ketua Advokasi BEM FISIP Unri, Rendi di Pekanbaru, Jumat (5/11/2021).

BEM Fisip Unri lanjutnya, sudah beberapa kali mendapat laporan terkait isu pelecehan seksual. Namun selama ini korban tidak berani berbicara. Bahkan ada yang awalnya berani, namun karena diduga mendapat tekanan akhirnya kasusnya menguap.

"Sudah sering terjadi, namun dengan pelaku yang berbeda beda. Korban tidak berani berbicara. Ada yang sempat berbicara namun akhirnya korban mundur sehingga tidak ada bukti bukti," ungkap Rendi.

Sementara, dalam video yang beredar, sang mahasiswi mengaku mendapatkan pelecehan saat menghadap Dekan Fisip Unri Sapri Harto untuk bimbingan skripsi. Korban dicium di pipi dan kening. Bahkan pelaku juga memaksa melakukan ciuman bibir.

Dalam video itu mahasiswi ini berpesan juga kepada semua orang yang pernah menjadi pelecehan seksual pelaku untuk berani berbicara. 

Mahasiswi ini sudah berusaha meminta keadilan terhadap pihak universitas, namun tidak mendapat jawaban yang memuaskan. Hingga akhirnya pada hari ini dia memutuskan untuk melaporkan kasus ini ke Polresta Pekanbaru. (IN/kc4)

Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA

SOSIAL

+