Bansos Yatim Piatu Korban Corona Diusulkan Cair Tahun 2022

Kabar Center
Jumat, 13 Agustus 2021, 14:19 WIB Last Updated 2021-08-24T04:39:00Z

Menteri Sosial Tri Rismaharini

Kabar Center - Serang

Jumlah sementara yatim piatu yang ditinggal orang tua akibat terpapar Corona atau COVID-19 menurut data kementerian sebanyak 4 juta yatim piatu, termasuk sebelum ada bencana pandemi.

Yatim piatu tersebut rencananya akan diberi bantuan sosial oleh Kementerian Sosial (Kemensos) pada 2022.

"Sementara sudah terdata bukan hanya COVID-19 itu empat juta sekian, itu terdata di kami. Itu belum Covid yang baru-baru ini," kata Menteri Sosial Tri Rismaharini di Serang, Banten, Jumat (13/8/2021).

Kemensos sudah meminta data kepada setiap daerah untuk menyerahkan data yatim piatu. Baik itu yang di yayasan, penampungan sosial dan korban COVID-19.

"Ini lagi proses, kalau yatim kan walinya siapa, harus dituangkan dalam suatu peraturan supaya tidak salah, sekarang lagi disusun konsepnya itu," ujar Risma.

Rencana yatim mendapat bantuan sosial lanjut Risma, sudah dibicarakan bersama Kementerian Keuangan. Pembiayaannya rencana turun di tahun anggaran 2022 sambil menunggu data dari sebagian besar daerah di Indonesia.

"Sudah berdiskusi dengan Ibu Sri Mulyani, akan mengusulkan di tahun 2022 bisa cair, kita punya waktu menyusun mekanisme itu," katanya.

Untuk bantuan per orang, kata Risma tentunya akan berbeda setiap anak. Anak yang di tingkat SD berbeda bantuan sosialnya dengan SMP maupun SMP.

Kemensos sebelumnya pernah merilis ada 11.045 anak yang ditinggal orang tua akibat COVID-19 saja. Mereka berstatus yatim, piatu dan yatim piatu yang tersebar di Indonesia. Data itu berdasarkan Satgas Penanganan COVID-19 per 20 Juli 2021. (dtc/kc4)

Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA

SOSIAL

+