Kemendag Siap Dukung Perdagangan di Sumut

G.M
Minggu, 02 Mei 2021, 18:27 WIB Last Updated 2021-05-31T15:53:46Z


Kabar Center - Jakarta

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan, Kementerian Perdagangan siap mendukung perdagangan di Sumut, baik perdagangan tradisional, modern, hingga ekspor.

"Jangan lupa ekspor atau perdagangan luar negeri. Ini yang juga kita sedang genjot. Sumatra Utara punya banyak potensi ekspor. Kami berharap hasil perjanjian perdagangan bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi ekspor Sumatera Utara," kata Wamendag, Minggu (2/5/2021) melansir Inews.

Di tahun 2020, Sumut mencatat surplus neraca perdagangan sebesar 4,1 miliar dolar AS dengan nilai ekspor 8 miliar dolar AS dan impor 3,9 miliar dolar AS.

Sumut adalah 10 besar kontributor perdagangan ekspor Indonesia. Beberapa komoditas unggulan Sumut antara lain sawit, karet, sarang burung walet, ikan, dan sebagainya.

Wamendag juga menyoroti perdagangan rakyat Sumatra Utara. Menurutnya, Kemendag memiliki berbagai macam fasilitas, baik dalam penyediaan sarana dan prasarana, pelatihan, hingga sistem perdagangan.

Salah satu dukungan dalam sistem perdagangan adalah sistem resi gudang (SRG). Dengan sistem ini, kata dia, manfaatnya akan dirasakan baik oleh produsen, distributor, sampai dengan konsumen.

“Pemerintah juga untung karena mendukung ketersediaan barang dan stabilitas harga. Jadi itulah sebabnya kami mendorong peningkatan implementasi SRG di seluruh daerah, termasuk Sumatra Utara,” katanya.

Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah mengatakan, sektor ekonomi di Sumut makin tumbuh dan terus difasilitasi. Di sektor pariwisata, Danau Toba sedang dikembangkan sebagai sektor super-prioritas.

Di sektor industri sedang dibangun kawasan industri terpadu, dalam pertanian dan perkebunan sedang dibangun kawasan food estate dan sebagainya. Semua itu membutuhkan dukungan dari aspek perdagangan.

“Perdagangan adalah hilir dari semua kegiatan produksi. Barang dan jasa yang kita punya harus kita pasarkan. Itu sebabnya saya datang ke Wamendag untuk menjalin sinergi dan kolaborasi," katanya. (In/kc5)

Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA

SOSIAL

+