Terjadi Kudeta di Myanmar, Akses Internet dan Layanan Telepon Terputus

JM
Senin, 01 Februari 2021, 11:54 WIB Last Updated 2021-02-01T04:54:53Z
Panglima Tertinggi Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing

Kabar Center - Myanmar

Militer Myanmar melakukan kudeta atas kepemimpinan Aung San Suu Kyi, Senin (1/2/2021). Kekuasaan pemerintah saat ini diserahkan kepada Panglima Angkatan Bersenjata Jenderal Min Aung Hlaing.

Perempuan 75 tahun itu ditahan bersama para pejabat pemerintah, termasuk Presiden Win Myint, serta para pimpinan partai berkuasa, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), terkait tuduhan kecurangan pemilu November 2020.

Dalam keterangan yang disiarkan stasiun televisi milik militer, sebagaimana dilaporkan kembali Reuters, keadaan darurat diberlakukan selama setahun.

Sementara itu sambungan telepon ke Ibu Kota Naypyitaw serta kota pusat ekonomi Yangon terputus.

Stasiun televisi pemerintah tidak bisa melakukan siaran dengan alasan ada kendala teknis. Kantor stasiun televisi itu juga dijaga ketat tentara. Militer juga mengerahkan personel untuk menjaga Balai Kota Yangon. 

Menurut masyarakat di negara itu, akses internet serta layanan telepon ke kantor pusat NLD diputus sehingga mereka tak bisa mengakses informasi. 

Bukan hanya itu koneksi internet juga turun drastis berdasarkan laporan kelompok pemantau NetBlocks. (In/kc5)


Baca juga:

Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA