Puluhan Warga Hasinggahan Sambangi Polres Samosir, Ini Alasannya

G.M
Sabtu, 16 Januari 2021, 18:33 WIB Last Updated 2021-01-16T11:33:28Z
Puluhan warga menunggu kerabat mereka yang diperiksa pihak kepolisian di Polres Samosir

Kabar Center - Pangururan

Warga masyarakat Desa Hasinggahan Kecamatan Sianjur Mulamula datang berbondong-bondong ke depan Mako Polres Samosir, Sabtu (16/01).

Rombongan warga hadir sekitar pukul 09.00 wib yang mayoritas orang tua dan berjumlah 81 orang.

Tampak turut dalam rombongan warga Kepala Desa Hasinggaan Hammat Sagala mengkoordinir warganya agar tidak duduk di bahu jalan dan mengarahkannya ke warung samping mako polres di Jalan Danau Toba Pangururan.

Ketika dikonfirmasi wartawan, kepala desa menceritakan perihal kedatangan mereka untuk memberi dukungan sosial kepada tiga orang warga desanya yang menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Samosir.

Dikatakan, 3 orang tetangganya dipanggil kepolisian untuk dimintai keterangan antara lain Sudiman Simandalahi, Rista Simarmata dan Ronal Panjaitan tentang kematian seorang warga bernama Ingot Simandalahi yang tertimpa longsoran batu ketika melintas di jalan Hasinggaan-Bonan Dolok Kecamatan Sianjur Mulamula.

Hammat menceritakan, bahwa warga masyarakat Desa Hasinggaan menunjukkan keprihatinannya terhadap ketiga orang yang diperiksa atas kematian almarhum dan adanya pemberitaan disalah satu media yang menurutnya tidak sesuai dengan rentetan kejadian sebenarnya.

"Kami dari warga masyarakat datang kemari hanya untuk memberikan dukungan kepada ketiga tetangga kita yang diperiksa di dalam," ujar Hammat

"Kita ada yang naik kapal dan ada juga yang naik sepeda motor. Dan kita meninggalkan kesibukan kita untuk saudara yang diperiksa," tambahnya.

Ketika diisinggung, terkait rombongan yang cukup ramai datang apalagi tidak diijinkan untuk masuk ke dalam Polres, salah seorang warga bernama Bottor Sagala menjawab singkat dan sederhana.

"Di dalam dan di luar sama saja lae, yang sedang diperiksa ini orang baik-baik dan tidak mungkin berbuat yang aneh di desa kita. Korban juga sama, orang yang dihormati yang sepengetahuan kita tidak memiliki lawan," ungkap Bottor.

Bottor dan warga berharap agar tidak ada intimidasi dari pihak manapun dalam melakukan pemeriksaan yang sedang berlangsung ini.

"Kami sangat paham persislah sifat ketiga saudara kita ini, dan juga kepada teman-teman media agar memberitakan secara berimbang," imbuh Bottor Sagala.

Kasat Reskrim Polres Samosir, AKP Suhartono, SH ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa saat ini sedang dilaksanakan pemeriksaan terhadap tiga saksi atas kematian warga desa hasinggaan atas nama Ingot Simandalahi.

"Ia benar, sedang dilakukan interogasi terhadap tiga orang saksi," ungkap AKP Suhartono. (*/DS)
Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA

SOSIAL

+