Longsor Sumedang, Basarnas: 12 Orang Dalam Pencarian

JM
Minggu, 17 Januari 2021, 10:01 WIB Last Updated 2021-01-17T03:01:07Z
Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi korban yang tertimbun material longsor di Desa Cihanjuang, Sumedang | Sumber foto: Basarnas

Kabar Center - Sumedang

Tim Pencarian dan Penyelamatan (SAR) gabungan menemukan satu lagi korban bencana longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Sabtu (16/1).

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Hingga pukul 21.00 WIB, sudah ada tiga korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

"Pukul 20.10 WIB, korban ketiga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Korban selanjutnya diidentifikasi oleh tim DVI di Puskesmas Sawah Dadap," kata Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansyah.

Deden menyebut, ketiga korban ditemukan di sektor 1 atau lokasi hajatan warga.

Sebelumnya pada pukul 16.55 WIB, korban berjenis kelamin laki-laki ditemukan dalam keadaan meninggal dunia bernama Ajat Sudrajat (50). Pada pukul 17.28 WIB ditemukan satu korban berjenis kelamin laki-laki bernama Abas Rohendi (27) dalam keadaan meninggal dunia.

Adapun jumlah total korban meninggal dunia hingga saat ini sebanyak 28 orang dan jumlah total dalam pencarian sebanyak 12 orang. Total kekuatan personel di lokasi longsor berjumlah 273.

"Saat ini proses pencarian korban masih berlangsung menggunakan dua unit alat berat dan lampu penerangan. Adapun kendala yang dihadapi yaitu cuaca dan area sempit, menyulitkan alat berat membuang material," kata Deden mengutip CNN.

Sementara itu, berdasarkan data dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB mencatat 28 korban tewas dan 12 orang masih dinyatakan hilang per hari Minggu (17/1) pukul 03.59 WIB.

Untuk warga yang mengungsi, tercatat sebanyak 1.020 jiwa. Pengungsian dibagi beberapa titik diantaranya, Lapangan Taman Burung dan rumah kerabat yang aman dari potensi longsor.

Sebelumnya, pada Sabtu (09/01) terjadi longsor di Desa Cihanjuang Sumedang sekitar pukul 16.45 WIB. Selang beberapa jam setelahnya, longsor susulan terjadi pada pukul 19.30 WIB.

Dalam longsor susulan itu, korban yang tertimbun menjadi lebih banyak lantaran banyak warga dan tim SAR gabungan yang sedang melakukan evakuasi dan pendataan terhadap jumlah korban pada longsor pertama.


Baca juga:

Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA