Tahun 2020, 5 Wartawan Tewas Dibunuh di Meksiko

G.M
Sabtu, 26 Desember 2020, 19:34 WIB Last Updated 2020-12-26T12:34:01Z

Ilustrasi

Kabar Center - Medan

Sepanjang tahun 2020, tercatat sebanyak 5 wartawan tewas dibunuh di Negara Meksiko. Salah satu dari kelima wartawan itu seorang juru foto yang ditembak mati ketika sedang mengambil gambar korban pembunuhan di lokasi kejadian.

Hal tersebut sesuai dengan laporan yang diterbitkan Lembaga Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ) yang bermarkas di New York, Amerika Serikat sebagaimana dilansir Associated Press.

Sementara, lembaga persatuan pers lain, sepanjang tahun ini ada sebelas jurnalis yang dibunuh di negara itu.

"Meksiko sudah lama menjadi negara yang paling berbahaya bagi jurnalis di belahan barat Bumi, di mana mereka bekerja di tengah lingkungan yang dikelilingi oleh jaringan sindikat kejahatan dan narkoba, serta para pejabat pemerintah yang korup," dalam isi laporan CPJ.

Kemudian CPJ menyebut, negara kedua yang paling membahayakan para jurnalis adalah Afghanistan. Hingga saat ini tercatat ada empat wartawan tewas dibunuh oleh pihak-pihak yang tersinggung dengan laporan mereka di media massa.

Sementara Filipina menempati urutan ketiga sebagai negara paling berbahaya bagi jurnalis. Sepanjang 2020 dilaporkan ada tiga wartawan yang meninggal dibunuh akibat karya mereka di media massa.

Sedangkan wartawan perang yang tewas saat meliput pada tahun ini tercatat ada tiga orang. Jumlah itu menurun diduga karena dampak pembatasan perjalanan ke luar negeri akibat pandemi virus corona.

Ketiga pewarta itu meninggal saat meliput peperangan di dekat kota Idlib, Suriah. (Associated Press/kc6)

Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA

SOSIAL

+