Mutasi Virus Corona, Ferguson: Cenderung Menginfeksi Anak-Anak

JM
Sabtu, 26 Desember 2020, 14:16 WIB Last Updated 2020-12-26T07:16:38Z
Ilustrasi

Kabar Center - Jakarta 

Virus Corona yang bermutasi ternyata cenderung lebih mudah menular kepada anak-anak. Virus yang mengalami mutasi dan berkembang di Inggris ini juga cepat menginfeksi anak-anak.

"Ada petunjuk bahwa virus ini memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk menginfeksi anak-anak," kata Epidemiolog Imperial College London, Professor Neil Ferguson, seperti melansir Business Insider, Sabtu (26/12).

Anggota dari New and Emerging Respiratory Virus Threats Group (NERVTAG) ini menjelaskan, ada peningkatan kecil namun signifikan terhadap proporsi kasus virus corona varian baru terhadap anak di bawah usia 15 tahun, dibandingkan dengan varian lama. 

Meski demikian, Ia mengatakan, hal itu tidak berarti akan mempengaruhi anak-anak lebih buruk.

"Saya ingin menekankan, meskipun ini adalah perubahan yang signifikan (dalam distribusi usia), ini bukan perubahan besar, ini relatif kecil," ujarnya.

Menurutnya Ferguson, hal tersebut dapat disebabkan oleh reseptor ACE-2, tempat virus mengikat sedikit berbeda pada anak-anak dan orang dewasa.

Ia menerima laporan bahwa sejumlah sekolah di Inggris saat ini telah menerapkan kebijakan lockdown yang paling ketat menyusul temuan virus corona jenis baru ini.

Kekhawatiran ini berbanding terbalik dari varian virus corona sebelumnya di Inggris. 

Kepala Petugas Medis Inggris, Chris Witty pada Agustus lalu, menyatakan bahwa ada bukti, meskipun tidak konklusif, bahwa anak-anak cenderung tidak tertular Covid-19 daripada populasi umum.

Sementara, Kepala Departemen Penyakit Menular Imperial College London Wendy Barclay mengatakan bahwa belum ada data yang menunjukan jenis virus corona baru ini lebih menular terhadap anak-anak. Namun, menurut Barclay, anak-anak biasanya memang mudah terinfeksi virus pernapasan.

"Kami tahu bahwa hampir semua infeksi saluran pernapasan lainnya menyebar di antara anak-anak. Saya tidak heran jika akhirnya (virus corona jenis baru) menyebar (di antara anak-anak)," kata Barclay.


Baca juga:
Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA