Korea Selatan Alami Lonjakan Kasus Covid-19, Sekolah Kembali Ditutup

G.M
Senin, 14 Desember 2020, 15:24 WIB Last Updated 2020-12-14T08:24:06Z
Ilustrasi

Kabar Center - Korea Selatan

Pemerintah Korea Selatan memberlakukan penutupan sekolah di Ibu Kota Seoul dan sekitarnya mulai besok karena terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 yang melebihi kasus pada saat Februari lalu.

Melnadir Reuters, Senin (14/12), kegiatan belajar mengajar akan dilakukan secara daring hingga akhir bulan ini. Aturan jaga jarak sosial sejauh ini masih gagal menurunkan kasus Covid-19.

Penutupan sekolah ini akan menjadi bagian dari tahap ketiga aturan jaga jarak dan akan membuat negara dengan ekonomi terbesar keempat di Asia ini kembali mengalami lockdown.

Perdana Menteri Chung Sye-kyun mengatakan sejumlah langkah perlu dilakukan untuk mengatasi lonjakan kasus Covid-19.

"Pemerintah tidak akan ragu mengambil keputusan menaikkan tingkat kewaspadaan jika dinilai diperlukan sesuai usulan kementerian-kementerian terkait, pemerintah daerah, dan para ahli," kata dia dalam rapat dengan para pejabat kesehatan.

Korsel hari ini melaporkan 718 kasus baru Covid-19, turun dari rekor harian sebelumnya yang mencapai 1.030. Dari semua kasus itu 682 di antaranya penularan lokal.

Sebagian besar kasus terjadi di Seoul, kawasan kota tetangga Incheon, dan Provinsi Gyeonggi yang berpenduduk 25 juta jiwa.

Kasus positif Covid-19 di Korsel kini sudah mencapai 43.484 dengan 587 kematian.

Pemerintah mengerahkan upaya penelusuran kontak melibatkan ratusan tentara, polisi, dan pejabat setempat untuk mendeteksi penularan.


Baca juga:
Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA