Dugaan Politik Uang, Rapidin: Partai Pengusung Siapkan Tim Investigasi

G.M
Sabtu, 12 Desember 2020, 07:07 WIB Last Updated 2020-12-12T00:07:19Z
Rapidin Simbolon, Calon Bupati Samosir yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

Kabar Center - Samosir
 
Bupati Samosir, Rapidin Simbolon yang juga calon bupati Samosir periode 2021-2025 yang diusung PDI Perjuangan menyampaikan pelaksanaan Pilkada di Samosir penuh dengan politik uang.

“Sebagai calon bupati saya tidak menerima keadaan seperti ini. Dugaan politik uang yang sangat terstruktur, sistematis dan masif yang sangat beredar di masyarakat,” kata Rapidin, Jumat (12/12) di Pangururan.

Rapidin juga menyampaikan, DPP Partai PDI Perjuangan telah menyiapkan tim advokasi ke Kabupaten Samosir untuk melakukan investigasi terhadap berbagai pelanggaran dengan mengumpulkan berbagai data data yang konkrit dan sudah dihimpun dari 9 kecamatan di Kabupaten Samosir.

“Yang pasti partai pengusung kami sedang menyiapkan tim untuk melakukan investigasi dan kami akan terus menunggu hasil pengumuman akhir dari KPU,” ungkapnya.
 
Hal senada juga disampaikan Brigjen (Purn), Anthon Simbolon. Ia menilai Pilkada di Samosir diwarnai oleh pertarungan politik uang dengan politik kinerja.

“Saya menilai rap berjuang ingin merebut hati rakyat dengan menjual hasil kinerjanya dalam pembangunan Samosir selama kurang lebih empat tahun kepemimpinannya. Namun,  saya melihat yang terjadi ada merebut hati rakyat dengan membeli suara rakyat. Hal ini dinilai sangat melukai pelaksanaan demokrasi,” kata Anthon.

Terpisah, ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Samosir, Nasib Simbolon menilai tudingan DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Sumatera Utara hanya sebuah asumsi belaka.

“Tuduhan itu hanya asumsi. Sebab, yang memahami dan mengenal proses demokrasi di Samosir adalah warga Samosir itu sendiri,” kata Wakil Ketua DPRD Samosir ini saat dihubungi.

Ia menjelaskan, kemenangan Vandiko Gultom menjadi bupati Samosir pada hitung cepat saat ini merupakan kemenangan rakyat Samosir. Pasalnya, koalisi besar yang didukung 17 anggota DPRD Samosir bekerja untuk memenangkan Vandiko dengan jargon perubahan.

“Kami menegaskan Pilkada Kabupaten Samosir berjalan demokratis dan kami akan terus mengawal kemenangan ini hingga pengumuman dari KPU,” kata Nasib. (Ks/kc)
Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA

SOSIAL

+