Sensus Penduduk Online 2020, Ini Target BPS

G.M
Sabtu, 15 Februari 2020, 15:58 WIB Last Updated 2020-02-23T06:29:05Z
Logo sensus penduduk 2020 | sumber: BPS
Kabar Center - Jakarta

Sensus Penduduk Online dijadwalkan berlangsung sejak hari ini Sabtu (15/02) hingga 31 Maret 2020 mendatang. Metode online ini dilakukan untuk mendapatkan hasil data yang besar serta dengan proses waktu yang cepat.

Dengan sistem online ini, Badan Pusat Statistik (BPS) sendiri menargetkan 23 persen penduduk Indonesia berpartisipasi dalam sensus penduduk online. Selain itu, perolehan data pun akan lebih akurat karena langsung diisi oleh koresponden.

"Mencatat kertas, belum tentu catatan rapih dan sebagainya. Pengolahan datanya jadi lebih lama," ujar Sekertaris Umum BPS Adi Lumaksono di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Sabtu (15/2/2020).

Ke akuratan data yang diperoleh kata Adi, tergantung pada kejujuran masyarakat dalam menjawab setiap pertama. Kejujuran jadi kunci kualitas hasil sensus penduduk.

"Tingkat kesalahan ada di sana (masyarakat)," kata Adi.

Adi melanjutkan, BPS menjamin sensus online ini akan menjaga kerahasiaan data penduduk. Bisa terlihat dari proses mengisi data diawali dengan mengisi captcha. Kemudian membuat kata sandi dan membatasi tiap NIK hanya bisa mengakses dua kali sistem tersebut.

"Kalau data sudah ada di BPS, kami jamin kerahasiaannya. Kami jamin data individu tidak akan hilang," lanjut Adi.

Mengantisipasi peretas, pihaknya juga telah melakukan kerjasama dengan para ahli IT dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Selain itu BPS juga didukung BSSN untuk melindungi kerahasiaan data 260 juta penduduk Indonesia.

Tak cukup hanya itu, BPS pun bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi, dan Australian Berau Statistics. (KC6/mdk)
Komentar

Tampilkan

Terkini

KOLOM PENULIS

SOSIAL

+