Notification

×

Iklan

Iklan

Tiga Pria Divonis 158 Tahun Penjara atas Pembunuhan Dua Peselancar Australia dan Satu Warga AS di Meksiko

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 14:33 WIB Last Updated 2026-10-17T07:33:11Z
Debra dan Martin Robinson, orang tua dari kakak beradik asal Australia Callum dan Jake Robinson, saat konferensi pers di luar pengadilan setelah vonis dibacakan. Foto: Karen Castaneda/AP

Kabar Center
ENSENADA - Seorang hakim di Meksiko menjatuhkan vonis 158 tahun 9 bulan penjara kepada tiga orang pria atas kasus pembunuhan dua kakak beradik asal Australia dan seorang teman mereka asal Amerika Serikat saat melakukan perjalanan selancar di negara bagian Baja California pada 2024.

Ketiga terdakwa dinyatakan bersalah sepekan lalu atas dakwaan pembunuhan, perampokan dengan pemberatan, perampokan dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan dengan kekerasan. Kejahatan tersebut dilakukan terhadap kakak beradik asal Australia, Jake dan Callum Robinson, serta teman mereka warga Amerika, Carter Rhoad.

Rhoad dan kakak beradik Robinson ditembak mati dalam dugaan kasus perampokan saat melakukan perjalanan di Meksiko.

Dilansir The Guardian, ketiganya sedang berkemah di kawasan pantai terpencil dekat Kota Ensenada ketika diserang pada 27 April 2024. Jenazah mereka ditemukan beberapa hari kemudian di dalam sumur di atas tebing dengan luka tembak di kepala.

Salah satu pelaku, Jesus Gerardo yang dikenal dengan julukan "El Kekas", dituduh sebagai otak penyerangan. Nama belakangnya tidak diungkap karena alasan hukum. Dua terdakwa lainnya, Irineo Francisco dan Angel Jesus, juga dinyatakan bersalah dan telah dijatuhi hukuman.

Keluarga para korban mengikuti sidang vonis melalui sambungan video.

Orang tua dari kakak beradik Robinson, Martin dan Debra Robinson, terbang langsung dari Australia ke Kota Pelabuhan Ensenada untuk menghadiri persidangan yang dimulai sejak 7 September.

Jaksa sempat meminta ganti rugi lebih dari 100.000 dolar AS, namun hakim menolak dan menyatakan kompensasi harus ditempuh melalui jalur perdata.

Keluarga Robinson telah mendirikan sebuah yayasan atas nama kedua putra mereka untuk melanjutkan warisan keduanya. Yayasan Callum and Jake Robinson Foundation bertujuan untuk "membantu orang hidup lebih besar, bersinar lebih terang, dan mencintai lebih keras untuk menghormati mereka".

Callum, kakak dari Jake, pindah ke AS sebagai pemain lacrosse profesional dan dikenang karena sifatnya yang penuh kasih dan kecintaannya pada lingkungan, termasuk terlibat dalam kegiatan bersih-bersih pantai.

Sementara Jake yang berprofesi sebagai dokter, rencananya akan bekerja di Rumah Sakit Geelong setelah kembali ke Australia. Ia dikenang karena prestasi akademiknya, kecintaannya pada olahraga khususnya kriket dan selancar, serta rasa kasih sayangnya.

Baja California merupakan salah satu negara bagian paling rawan kekerasan di Meksiko yang dilanda kejahatan terorganisir dan perdagangan narkoba, meski aktivitas kartel biasanya tidak menyasar wisatawan. Namun, sejumlah wisatawan asing sebelumnya juga pernah menjadi target serangan kriminal di pesisir Pasifik Meksiko.

Pada 2015, dua peselancar Australia, Dean Lucas dan Adam Coleman, juga tewas saat melakukan perjalanan melalui negara bagian barat laut Sinaloa. Jenazah mereka kemudian dibakar.

Ikuti berita terkini dari Kabar Center di Google News, klik di sini