Notification

×

Iklan

Iklan

Pemerintah Bakal Bagikan 30 Kg Beras Bantuan Pangan untuk Periode Oktober-Desember 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:38 WIB Last Updated 2026-10-17T04:38:55Z
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) | Tangkapan layar Instagram.

Kabar Center
JAKARTA - Pemerintah menyiapkan penyaluran bantuan pangan berupa beras sebanyak satu juta ton untuk periode Oktober hingga Desember 2026. Bantuan tersebut akan diberikan kepada masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 sampai 4.

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) saat penyerahan bantuan pangan secara simbolis di Kendari, Sulawesi Tenggara, beberapa waktu lalu.

Sebanyak 33,2 juta penerima manfaat akan menerima 30 kilogram beras sekaligus untuk jatah tiga bulan. Penyaluran bantuan tersebut telah mendapat persetujuan dan surat pelaksanaannya sudah diterbitkan.

"Atas persetujuan Bapak Presiden, disiapkan satu juta ton beras untuk 33,2 juta penerima pada desil 1 sampai 4. Bantuan untuk Oktober, November, dan Desember diberikan sekaligus, 30 kilogram per penerima. Prosesnya sedang berjalan dan kami berharap pekan depan bantuan mulai dibagikan," kata Zulhas di awal Oktober.

Program ini bertujuan untuk memastikan kecukupan pangan masyarakat sekaligus membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga berpenghasilan rendah.

Selain bantuan pangan gratis, pemerintah juga memperkuat stabilisasi harga melalui program beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijual Rp12.500 per kilogram.

Zulhas menyebut program SPHP sudah berjalan dengan tambahan alokasi satu juta ton hingga Maret 2027. Tidak hanya beras, pemerintah juga menambah alokasi SPHP jagung pakan sebanyak 150 ribu ton hingga Desember 2026 guna menjaga ketersediaan pasokan dan mengantisipasi dampak kemarau panjang serta paceklik.

"Beras SPHP dengan harga Rp12.500 per kilogram juga sudah disetujui dan programnya berjalan. Selisih Rp2.500 mungkin terlihat kecil, tetapi sangat berarti bagi keluarga. Kenaikan harga Rp500 saja bisa terasa berat bagi ibu-ibu," ujarnya.

Dalam kegiatan di Kendari, bantuan diserahkan secara simbolis kepada 750 warga dari delapan kelurahan, masing-masing menerima lima kilogram beras premium.

Para penerima tersebut merupakan warga yang sebelumnya belum mendapatkan bantuan karena kendala pengambilan maupun administrasi, dan datanya telah diverifikasi serta diusulkan oleh pemerintah kelurahan setempat.

Pada periode penyaluran Juli-September 2026, Sulawesi Tenggara tercatat memiliki 324.272 penerima Bantuan Pangan dengan realisasi 97,42 persen. Sementara di Kota Kendari sendiri terdapat 27.660 penerima dengan realisasi mencapai 97,31 persen.

Untuk menjaga keterjangkauan harga pangan di Kendari, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemprov Sultra dan Pemkot Kendari bersama Perum BULOG di lokasi yang sama.

Ikuti berita terkini dari Kabar Center di Google News, klik di sini