Notification

×

Iklan

Iklan

BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Sumut 27–30 Oktober, Ini Daftarnya

Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:08 WIB Last Updated 2026-10-27T13:08:02Z
Foto: BMKG

Kabar Center
Samosir - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di Sumatera Utara pada 27 hingga 30 Oktober 2026. Sejumlah wilayah diperkirakan akan diguyur hujan lebat hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang.

Kepala BBMKG Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (27/10/2026), menjelaskan kondisi tersebut dipicu oleh beberapa fenomena atmosfer.

Menurut Hendro, pihaknya mendeteksi adanya sirkulasi siklonik di sebelah utara Aceh yang memicu terbentuknya area pertemuan angin (konfluensi) dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi). Kondisi ini membentang dari pesisir barat, lereng barat, kawasan pegunungan, hingga lereng timur Sumut.

Kombinasi fenomena tersebut, lanjut dia, berpotensi memicu tumbuhnya awan konvektif seperti cumulonimbus secara masif sehingga meningkatkan curah hujan di wilayah Sumut.

“Potensi cuaca ekstrem juga didukung oleh aktifnya gelombang atmosfer dan fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) di Samudra Hindia. Selain itu, suhu muka laut yang hangat berkisar 30–31 derajat Celsius serta tingginya kelembapan udara di seluruh lapisan atmosfer turut mendukung pertumbuhan awan hujan,” ujarnya, Selasa (27/10/2026).

Ia menambahkan hujan dengan intensitas tinggi disertai kilat dan angin kencang diperkirakan terjadi pada siang hingga malam hari, bahkan sampai dini hari, dengan durasi lebih dari tiga jam.

Adapun daerah yang berpotensi terdampak meliputi Kabupaten Langkat, Deli Serdang, Pakpak Bharat, Dairi, Karo, Humbang Hasundutan, Simalungun, Toba, Samosir, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Mandailing Natal, Nias, Nias Barat, dan Nias Selatan.

Potensi cuaca ekstrem tersebut juga diprakirakan terjadi di Kota Medan, Binjai, Pematangsiantar, Sibolga, Padangsidimpuan, dan Gunungsitoli.