![]() |
| Tim SAR melakukan pencarian |
Kabar Center
Pandeglang – Memasuki hari keempat, upaya pencarian terhadap lima wartawan dan tiga awak kapal yang terputus kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau masih terus dilakukan. Pada hari ini, tim SAR mengerahkan enam kapal. Salah satunya adalah Kapal Republik Indonesia milik TNI AL, dan mendapat dukungan dari para nelayan.
Kepala Kantor Basarnas Banten, Al Amrad, menjelaskan bahwa operasi dibagi ke dalam enam sektor. Untuk sektor E, para nelayan akan dilibatkan guna menyisir wilayah pesisir Banten.
"Yang di sektor E, untuk di sektor E itu kita nanti setelah dari rekan-rekan kita mendampingi para nelayan yang melakukan searching, itu akan mereka melakukan searching di pesisir-pesisir Banten," ujar Amrad, Kamis (10/9/2026).
Adapun enam kapal yang dikerahkan hari ini yaitu KRI Lepu, KN SAR Tetuka, KN SAR Basudewa, KAL Pohawang, KP Sanjaya, dan RIB 02 Banten.
Area pencarian tim SAR gabungan juga telah diperluas hingga mencapai 2.109 NM2.
"Luas area pencarian: 2.109 NM2 (Nautical Mile persegi)," katanya.
Koordinator warga pesisir Pandeglang, Irvan Kipong, mengatakan keterlibatan masyarakat laut ini merupakan wujud kepedulian untuk mendukung misi kemanusiaan.
"Insyaallah akan menyisir perairan wilayah Panaitan, wilayah Selat Sunda," katanya.
Menurutnya, nelayan dan warga akan dipusatkan untuk mencari di beberapa titik penting di perairan Pulau Panaitan yang berbatasan langsung dengan Selat Sunda.
Dengan menggunakan armada kapal milik warga, tim dari masyarakat pesisir juga akan memperluas jangkauan penyisiran di kawasan yang dikenal memiliki kondisi laut cukup berat.
"Yang terkait kemarin kejadian teman kita Abah Bonsai dan bersama kru dan para jurnalis. Semoga pencarian kita ini nyisir ke area Pulau Panaitan membuahkan hasil ada titik terang," ungkapnya.
Diketahui, lima jurnalis dinyatakan hilang kontak ketika meliput erupsi Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9) lalu. Selain itu, satu orang nakhoda, satu ABK, dan satu pemandu wisata juga ikut hilang dalam rombongan tersebut.
Mereka bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Banten sekitar pukul 14.00 WIB. Sebelum hilang kontak pukul 18.13 WIB, pemandu sempat mengirimkan foto kondisi Gunung Anak Krakatau.
Ikuti berita terkini dari Kabar Center di Google News, klik di sini
