Kabar Center - Tapteng
Uskup Keuskupan Sibolga Mgr. Fransikus Tuaman Sasfo Sinaga mengajak seluruh warga Kabupaten Tapeng untuk bangkit dan saling bergandengan tangan untuk keluar dan bangkit dari keterpurukan akibat Banjir bencana yang terjadi tahun 2025 lalu.
Hal itu disampaikan Uskup Sibolga dalam khotbahnya pada perayaan Paskah Oikumene Kabupaten Tapteng Tahun 2026 yang dilaksanakan Kamis, (23/04/2026) di Gedung Serbaguna Pandan
Akibat bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang kita alami pada November 2025 lalu mungkin membuat kita trauma putus asa.
"Namun, kita harus bangkit, bagaimana bencana ini mempersatukan kita. Jangan saling menyalahkan, saya mengajak kita bergandengan tangan berjalan bersama keluar dari kesulitan. Untuk keluar dari bencana ini, tidak cukup hanya Bupati, tidak cukup hanya Wakil Bupati, atau Sekda, tapi untuk keluar dari bencana ini, kita semua yang ada di Tapteng harus bekerjasama, saling membantu, termasuk para pemuka agama," beber Uskup Sibolga.
Uskup Fransiskus juga mengajak Warga Tapteng untuk bersama-sama keluar dari masa kesulitan. "Mari kita sama-sama menjaga alam hutan kita, menjaga kelestarian bumi, karena bumi adalah rumah kita yang menjadi tanggung jawab kita menjaganya. Semoga Tapanuli Tengah Naik Kelas"., Ajaknya.
Perayaan Paskah Oikumene yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) itu mengusung tema "Kristus bangkit membarui kemanusiaan kita (2 Korintus 5:17), dan sub tema "Tapanuli Tengah bangkit lebih kuat dalam kesederhanaan dan sukacita."
Ikuti berita terkini dari Kabar Center di Google News, klik di sini
