Kabar Center - Humbahas
Untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan eceng gondok, yang selama ini dikenal sebagai gulma perairan, sejumlah warga menjadikannya sebagai produk kerajinan bernilai ekonomis seperti tas, tikar, dan berbagai produk dekoratif lainnya.
Selain mendorong peningkatan kualitas produk lokal, juga menjadi langkah strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan mengendalikan pertumbuhan eceng gondok di perairan Danau Toba.
Agar para pengrajin lebih kreatif Pemkab Humbahas melaksanakan kegiatanenganyam. Ketua TP PKK Kabupaten Humbang Hasundutan, Ny. Erma Oloan Paniaran Nababan, secara resmi membuka kegiatan pelatihan itu di Mess Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, Kecamatan Baktiraja, Senin 20 April 2026 lalu.
Berbahan Baku Eceng Gondok yang dilaksanakan di Mess Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, Kecamatan Baktiraja, Senin 20 April 2026.
Kegiatan pelatihan yang menggunakan bahan eceng gondok itu merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dengan Race Management PT. Oppu Sumihar Teknologi (OST) Jakarta. Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju Event Humbahas Triathlon 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Juli 2026 di kawasan Danau Toba, Baktiraja.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Humbang Hasundutan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada narasumber, Bapak Cocos Trisada Dasawulan, S.E., seorang product designer di bidang sustainable/green design sekaligus eksportir kerajinan dari Kabupaten Semarang.
“Pelatihan ini diharapkan dapat membuka wawasan dan meningkatkan keterampilan masyarakat, khususnya para pelaku ekonomi kreatif, dalam mengolah eceng gondok menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan daya saing,” ujar Ketua TP. PKK.
Lebih lanjut, hasil kerajinan dari pelatihan ini direncanakan akan dipamerkan dan dipasarkan pada puncak acara Humbahas Triathlon 2026. Hal ini diharapkan dapat menjadi sarana promosi yang efektif untuk memperkenalkan produk lokal sekaligus mengangkat potensi ekonomi kreatif daerah kepada wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, mitra swasta, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung kemajuan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Humbang Hasundutan.
Ikuti berita terkini dari Kabar Center di Google News, klik di sini
