Notification

×

Iklan

Iklan

Tabrakan Bus di Meksiko, 10 Tewas 40 Luka-luka

Selasa, 09 September 2025 | 09:21 WIB Last Updated 2025-09-09T02:21:10Z
Tabrakan maut di Meksiko mengakibatkan 10 orang meninggal dunia da puluhan lainnya luka-luka | AP

Kabar Center

Sebuah kereta barang menabrak bus tingkat dua di perlintasan wilayah barat laut Meksiko City pada hari Senin, tanggal 8 September 2025. Badan Pertahanan Sipil Negara Bagian Meksiko melaporkan bahwa kejadian tersebut mengakibatkan kematian setidaknya 10 orang dan lebih dari 40 lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan berita dari AP, insiden terjadi di daerah industri yang dipenuhi dengan gudang dan pabrik di Atlacomulco, yang terletak sekitar 130 kilometer dari barat laut ibu kota Meksiko.

Melalui platform media sosial X, Badan Pertahanan Sipil Negara Bagian Meksiko menginformasikan bahwa para petugas masih menangani situasi di lokasi kecelakaan dan kantor kejaksaan negara bagian telah memulai penyelidikan. Bus yang terlibat, yang dimiliki oleh perusahaan jalur Herradura de Plata, tampak hancur setelah tabrakan tersebut.

Media lokal melaporkan bahwa para korban luka segera dibawa ke berbagai rumah sakit di seluruh wilayah negara bagian tersebut.

Hingga saat ini, perusahaan bus belum mengeluarkan pernyataan resmi. Di sisi lain, Canadian Pacific Kansas City of Mexico, perusahaan kereta yang terlibat, mengonfirmasi bahwa kecelakaan tersebut telah terjadi dan menyampaikan simpati kepada keluarga para korban. Perusahaan yang berkantor pusat di Calgary, Kanada ini menyatakan bahwa mereka memiliki tim di lokasi dan sedang bekerja sama dengan pihak berwenang.

Otorritas setempat belum memberikan informasi rinci mengenai penyebab kecelakaan, namun sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan bus yang terjebak dalam kemacetan dan bergerak perlahan melintasi rel ketika kereta yang melaju dengan cepat tiba-tiba datang dan menabrak bagian tengah bus tersebut.

Pada hari Senin, Rebeca Miranda menunggu di dekat rel untuk mendengar informasi dari pihak berwenang tentang langkah yang akan diambil terkait jenazah para korban. Dia menceritakan bahwa saudaranya dan menantu saudaranya berada di dalam bus saat kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.30 waktu setempat.

Menurut pernyataan Miranda, saudaranya dilarikan ke rumah sakit dan masih bisa berbicara, sementara menantunya tidak selamat dari kejadian itu. Keduanya bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Dia juga menambahkan bahwa dirinya tidak dapat menemani saudaranya di rumah sakit karena harus mengurus informasi mengenai jenazah menantunya.

Miranda mengungkapkan pendapatnya bahwa bus seharusnya tidak berusaha untuk melintasi rel ketika kereta melaju cepat di persimpangan tersebut.

"Ini sangat disayangkan. Mengapa? Demi mendahului kereta. Itu nyawa manusia,” katanya.

Laporan terkini dari Badan Regulasi Transportasi Kereta Meksiko yang dirilis pada bulan September menyatakan bahwa kecelakaan di perlintasan sebidang adalah jenis insiden yang paling umum dan jumlahnya meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Tahun lalu, tercatat sebanyak 800 kasus, meningkat dari 602 kasus pada tahun 2020. Namun, laporan tersebut tidak memberikan rincian mengenai jumlah korban jiwa maupun luka-luka.

Insiden serupa juga terjadi bulan lalu, ketika sebuah kereta menabrak beberapa kendaraan di Negara Bagian Guanajuato dan mengakibatkan enam orang tewas. Pada tahun 2019, sembilan orang kehilangan nyawa setelah sebuah kereta barang menghantam bus penumpang yang sedang melintasi rel di Negara Bagian Queretaro, Meksiko tengah.

Ikuti berita terkini dari Kabar Center di Google News, klik di sini