Notification

×

Iklan

Iklan

Atasi Fluktuasi Harga, Tahun Ini Bulog Bakal Impor 500 Ribu Ton Jagung Pakan

Jumat, 13 Oktober 2023 | 09:52 WIB Last Updated 2023-10-13T02:52:13Z
Ilustrasi Jagung Pakan

Kabar Center

Untuk mengatasi fluktuasi harga jagung pakan bagi peternak ayam, bulog bakal mengimpor makanan ternak itu tahun ini sebanyak 500 ribu ton.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso alias Buwas menyebut jagung tersebut ditargetkan akan tersedia di Tanah Air pada akhir tahun ini.

"Jadi gini, saya akhir tahun ini Insya Allah juga jagung sudah ada. Saya berhitung dari masa panen. Jadi jumlah kebutuhan kaitannya dengan masa panen produksi jagung. Jadi jangan tabrakan," ujar Buwas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (12/9).

Ia menyebut jagung tersebut bisa berasal dari Brazil, Argentina, dan Amerika Serikat (AS).

Sementara, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan impor jagung pakan sebanyak 500 ribu ton ditugaskan kepada Perum Bulog.

Untuk menjaga harga di tingkat petani tetap baik, Arief mengatakan impor jagung pakan dilakukan secara bertahap.

"Tahap pertamanya 250 ribu ton. Ini akan kami atur kedatangannya dan diupayakan sebelum panen, sehingga kepentingan petani jagung nasional tetap terjaga," kata Arief dalam keterangan resmi, Rabu (11/10).

Dikatakannya, importasi tersebut dilakukan secara cermat dan terukur serta tetap menjaga harga di tingkat petani tetap baik.

"Tentunya kami tetap mengutamakan produksi dalam negeri, namun jika memang diperlukan dalam kondisi tertentu, intervensi pemerintah harus kita siapkan. Khusus untuk jagung pakan," ujarnya.

Arief menambahkan, berdasarkan Panel Harga Pangan, harga rata-rata nasional jagung tingkat peternak pada 1 Oktober tercatat di Rp6.840 per kg. Harga jagung kemudian naik menjadi Rp7.000 per kg pada 10 Oktober 2023.

Menurutnya, kondisi tersebut disebabkan karena harga jagung di tingkat produsen dan konsumen yang terus meningkat dan melampaui harga acuan penjualan (HAP).

Adapun HAP di tingkat konsumen untuk pengguna jagung sebagai pakan ternak di industri pakan ternak dan/atau peternak di harga Rp5.000 per kg.

Acuan itu sebagaimana diatur dalam Peraturan Badan Pangan Nasional (Perbadan) Nomor 5 Tahun 2022 tentang Harga Acuan Pembelian di Tingkat Produsen dan Harga Acuan Penjualan di Tingkat Konsumen Komoditas Jagung, Telur Ayam Ras, dan Daging Ayam Ras. (cnn/kc6)

Ikuti berita terkini dari Kabar Center di Google News, klik di sini