Bunda Paud Ny. Khenoki Waruwu Apresiasi Sekolah SDC Nias Barat

JM
Kamis, 31 Maret 2022, 15:26 WIB Last Updated 2022-03-31T08:26:54Z


KABARCENTER.com

Bunda Paud Ny. Khenoki Waruwu apresiasi kehadiran Konggregasi SDC Bukit Sion Nias Barat di acara pemberkatan gedung sekolah SDC Bukit Sion kompleks Pendopo Bupati Nias Barat (30/3/2022).

Bertindak sebagai Ketua Panitia, Yason Hulu, sekretaris Dusman Lase dan bendahara Suster Anna. Acara juga dihadiri dihadiri oleh Uskup Mgr. Fransiskus Tuama Sinaga, Pr, beserta rombongan, Para pastor dan suster di berbagai konggregasi, Sekda Kab.Nias Barat Prof. Dr. Fakhili Gulo bersama Nyonya, Ibunda Paud Ny. Erli Tasar Kehenoki Waruwu, Anggota DPRD Sari Utami Waruwu.

Kemudian, Kepala Dinas PUPR Yusuf Nache, ST, MM, Kadis Perizinan Ibu Salome Waruwu, S.IP, MM,. Plt. Kadis Pariwisata Imelda Hia, MM, Asisten II/Plt Kadis Petekop Yobedi Gulo, S.IP, MM, Sekretaris Dinas Pendidikan Manahati Waruwu, S.Pd, MM, Sekretaris BAPPEDA Ester Maria Daeli, SKM dan sejumah jajaran Kabid/kasi lingkup pemerintahan Kab. Nias Barat, serta ratusan undangan dari Tokoh umat juga dari sekte tetangga.

Rangkaian acara diawali pengalungan bunga dan pemotongan pita, selanjutnya penyerahan kunci gedung oleh perwakilan tukang kepada Pimpinan Konggregasi SDC, selanjutnya pihak pimpinan konggregasi menyerahkan kepada Sekda dan Ibunda Paud untuk membuka ruangan utama sebagai simbol pembukaan gedung sekolah secara resmi.

Dilanjutkan perayaan ekaristi sekaligus acara pemberkatan Gedung sekolah oleh Uskup Mgr. Fransiskus Tuama Sinaga, Pr, bersama sejumlah para imam.

selanjutnya sepatah kata dari pimpinan konggregasi SDC dengan menguraikan secara singkat sejaran berdirinya SDC di Nias Barat, capaian hingga hari ini, harapan untuk masa yang akan datang serta berbagai tantangan yang mengharuskan perhatian kemitraan dari berbagai pihak terutama pemerintah Nias Barat dan Ibunda Paud.

Bunda Paud Kabupaten Nias Barat Ny Erli Tasar Khenoki Waruwu dalam sambutannya, mengapresiasi kehadiran sekolah Santa Yohana Antida Thouret (SDC) Bukit Sion Nias Barat, juga kepada para suster dari kongregasi SDC yang sudah bersusah payah dalam merintis pembangunan Gedung sekolah tersebut dari awal hingga hari ini sehingga dapat dibuka secara resmi.

"Untuk kedepannya saya berharap agar jangan segan untuk saling koordinasi demi masa depan generasi bangsa pada umumnya dan masa depan generasi Nias Barat yang kita cintai ini pada khususnya," kata Erli.

Mewakili Bupati Sekda Prof. Dr. Fakhili Gulo dalam kata sambutannya menyampaikan selamat atas peresmian gedung sekolah Paud/TK yang telah digagas SDC sampai hari ini. "Tentu kami dari pemerintah Kabupaten Nias Barat pasti mendukung sepenuhnya," katanya.

Perguruan Katolik lanjut Fakhili Gulo biasanya dikenal dari mutu pendidikan dan Integritasnya.

"Misal saya pernah sekolah di SMP Bunga mawar dan para gurunya sama sekali tidak kenal dekat, juga saya bukan beragama Katolik, namun di sana saya meraih juara 3 umum, bahkan pernah menjadi juara 1 umum disaat saya melanjutkan sekolah di daerah sebrang,  sementara disaat saya sekolah di daerah kita yang rata rata gurunya kenal dekat bahkan tersirat hubungan keluarga, malah saya tidak pernah jadi juara," katanya sambil tersenyum.

Untuk itu dia berterimakasih kepada konggres SDC yang sudah hadir di Nias Barat untuk memberi diri dalam memajukan dunia pendidikan sebagai solusi utama dalam menjawab tantangan masa depan regenerasi.

Mgr. Fransiskus Sinaga, Pr, dalam kata penggembalaan mengatakan, kehadiran konggregasi Suster SDC di Nias Barat membuatnya secara peribadi sangat bangga dan apresiasi, dan hal ini merupakan berkat bagi Kab. Nias Barat.

"Betapa tidak, saat ini sudah 4 konggregasi telah hadir ditengah tengah masyarakat Nias Barat yakni SDC, CB, Alma dan Ursulin masing masing bergerak dibidang pendidikan, kesehatan dan sosial kemanusiaan untuk orang cacat," ujarnya.

Menurutnya, kehadiran konggregasi seperti ini disuatu daerah, sesungguhnya tidak mudah, bisa dilihat mereka di kabupaten/kota wilayah Indonesia, sampai saat ini belum ada yang seperti Nias Barat langsung memiliki 4 konggregasi.

Kehadiran mereka lanjut dia, sungguh bukan hanya untuk umat katolik tetapi murni untuk semua umat manusia, hasil riset kecil kecilan, hampir semua konggregasi katolik yang bergerak di bidang pendidikan dan kesehatan kebanyakan yang berhasil dan sukses adalah rata rata bukan dari umat katolik tetapi dari sekte lain dan itulah katolik.

Sebab menurutnya, Katolik adalah hanya sebagai sarana untuk menjadi berkat bagi setiap umat manusia ciptaan Tuhan tanpa pilih kasih. 

Uskup juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Nias Barat dan Ibunda Paud atas segala dukungan sejak proses awal hingga bangunan ini dapat diberkati hari ini.

Terpisah, Ketua Panitia pelaksana Yason Hulu, mengatakan, atas nama panitia dengan kerendahan hati kepada segenap pihak menghanturkan mohon maaf bila ada kekurangan dan kelemahan dalam pelaksanaan kegiatan ini, sekaligus mengucapkan terimakasih atas keringanan langkah kehadiran para seluruh hadirin.

"Secara khusus kepada Pemerintah Kab. Nias Barat dan Ibunda Paud, kami ucapkan terima kasih atas dukungan penuh berkomitmen dalam agenda peningkatan sumber daya manusia lewat program pendidikan," pungkasnya. (*)

Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA

SOSIAL

+