Diduga Jual Sabu, IRT di Mataram Ditangkap Polisi, Ngaku Disuruh Suami

JM
Jumat, 04 Juni 2021, 10:30 WIB Last Updated 2021-06-04T03:30:28Z
IRT ditangkap kasus penjualan narkoba | Foto: Antara

Kabar Center - Mataram

Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial MR (34), di Kota Mataram diamankan pihak kepolisian lantaran diduga menjual narkoba jenis sabu-sabu.

Ibu rumah tangga itu mengaku disuruh suaminya yang saat ini dalam pengejaran polisi. 

Kasat Resnarkoba Polresta Mataram AKP I Made Yogi Purusa Utama mengatakan, MR ditangkap dari hasil giat penggerebekan pada Rabu (2/6/2021) malam.

"Dalam giat penggerebekan dirumahnya, kami mengamankan barang bukti diduga sabu dengan berat bruto 5 gram," ujar Yogi, Kamis (3/6/2021).

Barang bukti dalam enam klip plastik bening siap edar itu ditemukan aparat kepolisian di dalam saluran pembuangan kamar mandi. Ada juga diamankan alat isap sabu dan uang tunai sekitar Rp4 juta yang diduga hasil penjualan narkoba.

Kepada polisi, MR mengaku barang bukti narkoba beserta alat isap sabu tersebut milik suaminya. Peran dia hanya membantu suaminya menjualkan sabu.

"Pengakuannya hanya disuruh jual sama suaminya. Satu poket, dia jual Rp150.000," katanya.

Sementara keberadaan suami MR, Yogi mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan perburuan di lapangan. Ada dugaan suaminya melarikan diri ketika polisi datang melakukan penggerebekan.

Meskipun ada pengakuan demikian, MR tetap dibawa ke Mapolresta Mataram. 

Dengan adanya temuan barang bukti narkoba, saat ini MR yang masih menjalani pemeriksaan terancam 20 tahun penjara sesuai Pasal 112 Ayat 2 dan atau Pasal 114 Ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika.
Komentar

Tampilkan

Terkini

PERISTIWA

SOSIAL

+