Wow, Pria Ini Gunakan Masker Seharga Rp 57,9 Juta

G.M
Senin, 06 Juli 2020, 13:46 WIB Last Updated 2020-09-24T05:22:09Z
Ilustrasi

Kabar Center - Medan

Masker saat ini telah menjadi kebutuhan yang harus dimiliki, hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang saat ini telah menjadi pandemi.

Selain digunakan untuk menjaga kesehatan, masker telah dijadikan sebagai bahan perhiasan atau mode bagi seseorang.

Seorang pria bernama Shankar Kurhade di India menggunakan masker wajah dengan harga yang cukup fantastis. Masker tersebut digunakan untuk menangkal virus corona dan terbuat dari emas.

Pengusaha dari kota Pune Barat di India itu memiliki masker berbahan logam mulia itu berbobot 60 gram. Masker tersebut dapat diselesaikan selama delapan hari.

Dengan waktu pembuatan yang cukup lama, satu buah masker itu juga dibanderol dengan harga US$ 4.000 atau setara dengan Rp 57,9 juta.

"Ini masker tipis dan memiliki pori-pori kecil yang membantu saya bernafas," ujar Shankar, seperti dilaporkan The Straits Times pada Senin (6/7/2020).

"Saya belum yakin apakah itu akan efektif untuk melindungi saya dari infeksi virus corona, Namun saya hanya mengambil tindakan pencegahan lain," lanjutnya.

Kurhade mengaku jika ia memang senang menghiasi dirinya dengan perhiasan emas seberat satu kilogram, termasuk gelang, kalung, dan cincin di setiap jari tangan kanannya.

Ide pembuatan masker ini kata Pria berusia 49 ini berasal dari berita media tentang masker yang terbuat dari perak.

"Orang-orang sering meminta saya untuk berfoto," katanya. "Mereka terpesona ketika melihat saya mengenakan topeng emas di pasar."

Seperti diketahui, Pemerintah India telah membuat aturan wajib mengenakan masker wajah ketika berada tempat-tempat umum, sebagai upaya mengendalikan dan menekan penyebaran Covid-19 di negara itu.

India kini menduduki urutan ke-3 atas kasus terjangkit Covid-19 di dunia, dengan jumlah kasus positif sebanyak 697.836 kasus, 19.700 kasus kematian, dan jumlah yang sembuh sebanyak 424.891 pasien. (Kc8)
Komentar

Tampilkan

Terkini

KOLOM PENULIS